Sabtu, 11 Juli 2015

Memulai Bisnis

Katanya hanya melayani yang grosiran atau yg berpotensi jadi reseller pak, kok malah buka line baru untuk yg pembelian satuan?
--tanya Nur saat aku melayani pesanan satuan yg mulai berdatangan.
Untung cm 8ribu kalo melayani yg satuan y repot to pak. –katanya menambahkan.

Well, berharap saja ada minimal 10 pesanan setiap hari. 3 untuk admin, 3 untuk kurir, 4 untuk kita. Kalau ternyata ada 12 ya berarti kita dapat 6. Kalau ada 7 ya berarti kita dapat 1. Kalau Cuma 4 ya kita nombok 2. Ga papa nanti aku motret lagi semoga saja pengantinnya suka hasil fotoku. Atau kalau belum berhasil juga nanti ya kita rubah sistem pembagiannya supaya di lirik sama Tuhan. 4 untuk admin, 4 untuk kurir. Dan 2 untuk kita sebagai pemilik ide, oh bukan.. sebagai pengusaha, hmm.. bukan bukan, sebagai.. ---Sebagai tukang berdoa!
 

Dan tugas yang paling berat memang ada di pundak si tukang doa ini. Karena berdoa butuh strategi dan kesiapan mental. Siap untuk dikecewakan tanpa marah. Siap untuk di pukul dengan kegagalan. Atau yang paling parah... siap untuk menerima anugrah yang luar biasa banyak sampai2 kita tidak sanggup memikulnya. Dan masalah baru akan berdatangan. 

Pada siapa anugrah ini akan kita bagi? ---Karena jika kita makan melebihi apa yg bisa kita makan. Dan mengambil melebihi apa yg bisa kita bawa. Maka perut ini akan menjadi terlalu besar, dan itu sangat buruk! Aku tidak suka perut besar. Aku ingin perut six-pack. Aku tidak ingin jadi babi gendut dengan banyak makanan diperutnya. Yang aku inginkan adalah menjadi Tom Cruise yang keren, have a fit body, kecukupan.. karena semua makanan di bagikan ke perut banyak orang.
 

Yah.. maaf, tidak ada alasan lain. Bukan demi kemanusiaan, pahala, atau hati nurani. Yang seperti itu biar jadi urusan Tuhan nanti kalau aku sudah diperbolehkan masuk ke petualangan berikutnya. Ini hanya demi satu alasan konyol nan egois: kepengen punya badan bagus! Just as simple as that!
Empty your backpack everyone.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar